KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA
DOI:
https://doi.org/10.37637/dw.v8i3.820Abstract
Komunikasi merupakan salah satu aspek yang penting dalam kehidupan manusia. Setiap individu tidak akan lepas dari kegiatan komunikasi, khusunya komunikasi interpersonal dengan individu lain. Komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang dilakukan secara tatap muka, yang memungkinkan setiap individu mampu memaknai reaksi orang lain secara langsung. Adanya perubahan yang dinamis, menyebabkan siswa sebagai remaja rentan untuk menghadapi permasalahan yang cukup kompleks. Siswa mencari bantuan untuk penyelesaian masalahnya pada teman sebayanya. Adanya siswa bermasalah yang berkonsultasi pada temannya, dapat memberikan efek positif namun bisa juga memberikan efek negatif. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dikembangkan model layanan bimbingan dan konseling yang mampu melayani siswa serta meningkatkan komunikasi interpersonal siswa. Salah satu yang dapat dikembangkan adalah konseling sebaya. Pengembangan konseling sebaya diprediksi dapat menjadi alternatif solusi permasalahan yang sering dihadapi oleh siswa khususnya remaja. Langkah yang dapat ditempuh dalam upaya pengembangan kemampuan komunikasi interpersonal melalui peer counseling yaitu meliputi pemilihan calon ―konselor sebaya, pembekalan calon ―konselor sebaya dan pengorganisasian pelaksanaan konseling sebaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
"Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas" provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public to supports a greater global exchange of knowledge.
![]()
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
