PENGARUH JENIS MEDIA ORGANIK DAN KONSENTRASI ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)
DOI:
https://doi.org/10.37637/ab.v1i2.399Keywords:
media organik, konsentrasi, atonikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam media organik dan konsentrasi zat pengatur tumbuh (ZPT) Atonik terhadap pertumbuhan bibit kakao. Percobaan telah dilaksanakan di Desa Banyuning, Kecamatan Buleleng dengan ketinggian tempat ± 100 m dari permukaan laut. Percobaan berlangsung selama 3 bulan yaitu dari bulan Juni 2018 sampai dengan bulan September 2018. Rancangan percobaan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang tersusun secara factorial yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pertama adalah konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik dan faktor kedua adalah macam media organik. Jenis media organik berpengaruh sangat nyata (p˂0,01) terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat basah akar, berat kering oven akar, berat basah batang, berat kering oven batang, berat basah daun, berat kering oven daun, berat basah total dan berat kering oven total. Jenis media organik dengan menggunakan campuran tanah+pasir+bokashi (M1) memberikan berat kering oven total tertinggi yaitu 2,39 g dibandingkan jenis media organik campuran tanah + pasir (M0) yaitu 2,16 g, media organik campuran tanah + pasir + sekam (M3) yaitu 1,92 g dan campuran tanah + pasir + pupuk kandang (M2). Pemberian zat pengatur tumbuh atonik berpengaruh sangat nyata (p˂0,01) terhadap berat kering oven total. Pemberian ZPT Atonik dengan konsentrasi 2 cc.l-1 memberikan berat kering oven total tertinggi yaitu 2,38 g. Interaksi antara macam media organik dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik berpengaruh tidak nyata (p≥0,05) terhadap hampir semua variabel yang diamati, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 28 hst dan 70 hst, diameter batang umur 28 hst dan berat kering oven daun. Berpengaruh nyata terhadap diameter batang umur 42 hst dan 84 hst, dan berat kering oven akar.
References
Anonim, 2010. Zat Pengatur Tumbuh, http://rinan07.student.ipb.ac.id/2010 /06/18/zat-pengatur-tumbuh/ diakses tanggal 8 Mei 2014
Abidin, Z. 1985. Dasar-dasar Pengetahuan Tentang Zat Pengatur Tumbuh. Angkasa. Bandung.
Darmawan,J, dan J. Baharsyah. 1983. Dasar-Dasar Ilmu Fisiologi tanaman. IPB, Bogor.
Fitria, Y. (2008). Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Cair Industri Perikanan Menggunakan Asam Asetat dan EM4 (Effective Microorganisme 4). Bogor : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Heddy, S. 1986. Hormon Tumbuhan. Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang. Rajawali Jakarta.
Jati, IK. 2010. Pengaruh Berat Biji dan Media Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao Linn). Tidak dipublikasikan. SP. Skripsi, Unipas Singaraja.
Jalil, A. 2005. Pengaruh Dosis Pupuk Urea Dan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Atonik terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao. : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Meulaboh.
Purba, J.H., P.S.Wahyuni, dan I.G.Suarnaya. 2018. Pengaruh Posisi Buku Sumber Mata Tempel dan Konsentrasi Atonik terhadap Pertumbuhan Bibit Okulasi Jeruk (Citrus Sp) Varietas Keprok Tejakula. Agro Bali: Agricultural Journal, Vol. 1 (1), Juni 2018
Kusumo, S. 1990. Zat Pengatur Tumbuh Tanaman. : CV. Yasaguna Jakarta.
Muryaningsih, S.T., Surater dan D.H. Goenaedi. 1995. Pemanfaatan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Media Tanpa Tanah dan Pemupukan PadaTanaman Pot Spash, Phillum. Puslitbang Hortikultura. Jakarta.
Purbiati, T., Q.D Ernawanto dan S.R. Soemarsono. 1993. Pengaruh Ukuran Wadah dan Komposisi Medium pada Perbanyakan Salak Bali Secara Cangkok. Makalah Hasil Penelitian Buah-buahan 1992/1993. Sub Balai Penelitian Hortikultura. Malang.
Soedidjanto, 1983. Bercocok Tanam I. CV. Yasaguna. Jakarta.
Sumiati, E., 1989. Pengaruh zat pengatur tumbuh terhadap hasil curd broccoli (Brassica oleraceae) kultivar Green Comet. Bul.Penel.Hort. Vol. XVIII. No.1, 1989.
Weaver, R. J. 1972. Plant Growth Subtances in Agriculture. W. H. Freeman and Company. San Franscisco. 594 p.
Wididana, G.N. 1993. Peranan Effective Microorganism 4 dalam Meningkatkan Kesuburan dan Produktivitas Tanah. Indonesian Kyusei Farming Societies.Jakarta. 17 Hal.
Zaenudin, dan Baon 2004. Panduan Lengkap Budidaya Kakao. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia AgroMedia Pustaka. Jakarta
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyrights and Licenses
Please find the rights and licenses in Agro Bali: Agricultural Journal.
Agro Bali : Agricultural Journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public to supports a greater global exchange of knowledge.
By submitting the paper/manuscript, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
A. Right
- Submission of a manuscript implies that the submitted work has not been published before (except as part of a thesis or report, or abstract); that it is not under consideration for publication elsewhere; that its publication has been approved by all co-authors.
- The author(s) grant Agro Bali : Agricultural Journal the rights to the first publication of the works.
- The author(s) still hold the copyright of his/her/their work and retain publishing rights without restrictions such as (but not limited to) patent right, lecture, book and reproduce the article for own purposes.
B. License
- If and when the manuscript is accepted for publication in Agro Bali : Agricultural Journal, the author(s) grant the right of first publication to this journal with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
- Agro Bali : Agricultural Journal's spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the CC BY SA 4.0 International License, Agro Bali : Agricultural Journal permits users to copy, distribute, display, and perform the works.
- Unless otherwise stated, the authors are public entities as soon as their articles got published.
This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












